• life status: so many good books no money
readingandfangirling:

bakurymadness:

Me and my mom during Ramadan and all time ~(`~`)~

so true!

readingandfangirling:

bakurymadness:

Me and my mom during Ramadan and all time ~(`~`)~

so true!

Pompeii (2014)

Film yang bergenre action, adventure, drama ini ratingnyadikit cuma 5.6 di IMDB. Nah yang maennya ada Kit Harington sama Emily Browning, durasinya 105 menit.

image

Film yang settingnya jaman dulu ini entah jaman tau berapa waktu gunung Pompeii di Itali meletus. Jadi nyeritain tentang cowok namanya Milo (Kit Harington) yang keluarganya dibunuh sama orang-orang Roman gitu dan dia bertahan dengan pura-pura mati, terus pokonya bertahan dan udah gedenya dari jadi slave terus jadi gladiator. Nah para gladiator ini kan suka disuruh battle gitu satu lawan satu, si Milo mulai terkenal gara-gara suka menang pertandingan sampe akhirnya pas lagi jalan ketemu sama Lady Cassia anak konglomerat lah ya di daerah Pompeii ini. Nah konfliknya dari datangnya senator Roma yang tadinya mau invest di villanya keluarga Lady Cassia dan si Lady Cassia dipaksa menikah sama senator padahal si Cassianya suka sama si Milo. Makin kesini-sini di pertandingan si Milo menang terus dan orang-orang yang jahat berkuasa itu gak suka gladiator rendahan kaya gitu menang nah seiring waktu gunung Pompeiinya meledak sampe akhirnya meluluhlantakkan tanah daerah Pompeii itu, hampir semuanya meninggal. Si senator mati juga kena lelehan dan abu panas vulkanik. Terakhirnya Milo sama Cassia meninggal kena abu vulkanik panas dan lagi kissing.

Favorite scene: gak ada sih kayanya

Favorite song: gak ada

Favorite character: Milo sama Atticus, Milonya pinter dan Atticusnya baik suka nyelamatin orang.

Favorite quote: "You killed my family, you slaughtered my people, and make no mistake, my gods are coming for you."

Why I like this movie: gak juga sih penasaran aja udah unduh belum ditonton, tapi lumayan sih gak ngebosenin banget.

What I learn from this movie: apa ya? harus kaya Atticus-Milo have each other’s back terus jangan mau diperbudak orang harus berani dan pintar hahaha.

Aku sih sebenernya gak begitu suka nih nonton film yang genrenya kaya gini, settingnya jaman dulu, tapi pas nonton alurnya gak begitu ngebosenin, terus bagus liat aktingnya Kit Harington, sama bagus liat brotherhoodnya Milo-Atticus. Sama ngeliat dulu kan kejadian Pompeii ini beneran ya, ya sekiranya ada gambaran lah serem juga kaya liat tsunami, gempa, gunung meletus. Mana sebel liatnya si Senatornya ini kerjanya nyuruh orang bunuh terus, gak tega kalo nonton film berantem-beranteman antara si kaya dan si miskin.

My Big Fat Greek Wedding (2002)

Film yang lagi-lagi bergenre romatic comedy (aduh maklum aku pecinta film romcom) ini punya rating 6.6 di IMDB. Kata orang film ini masuk ke top 10 film yang kamu harus tonton kalo kamu pecinta film romcom, ya jadilah aku tonton karena penasaran kaya apa sih ceritanya. Filmnya juga gak lama-lama bangetlah, durasinya standar 95 menit.

Jadi film ini nyeritain tentang si tokoh cewek utama namanya Toula (Nia Vardalos) yang udah 30 tahun dan masih aja single. Keluarganya Toula ini orang-orang Greek. Jadi bahkan dari sejak kecil aja udah harus masuk sekolah Greek. Keluarganya Toula punya restoran Greek gitu dan Toula sempet kerja disana. Sebagai orang Greek yang kekeluargaannya kentel banget, bapaknya Toula ingin anak-anaknya harus menikah sama orang Greek lagi dan melahirkan anak-anak Greek. Pokonya keluarganya si Toula ini proud banget being Greek. Nah suatu saat, ada tamu restoran namanya Ian (John Corbett) yang lagi makan disana dan si Toula nya jatuh cinta sama Ian dan kesana-sana pokonya mereka dating. Pas tau Toula pacaran sama yang non-Greek, bapaknya awalnya gak setuju tapi akhirnya Toula ngeyakinin bapaknya kalo dia cinta dan bahagia sama Ian sampe akhirnya mereka tunangan dan nikah.

Favorite scene: gak ada sih tapi ada scene mengharukan pas di hari nikahannya Ian & Toula, bapaknya ngasih mereka wedding gift gitu yang ternyata ngasih rumah dan Toula nya sedih terharu gitu dan merekanya pelukan.

Favorite song: gak ada kayaknya sepanjang film full sama musik Greek gitu yang agak-agak kaya musik Arab.

Favorite character: Toula, soalnya dia ngeyakinin bapaknya kalo jadi perempuan itu ya gak cuma bertugas di dapur dan gak tau apa-apa tentang dunia luar macem pengetahuan, dan dia juga bisa keluar dari comfort zone-nya dan ngejar apa yang dia mau.

Favorite quote: "A man maybe the head of the house, but a woman is the neck and she can turn the head any way she wants."

"I wish i had a different life. I wish I was braver, prettier, or just happy. But it’s useless to dream, because nothing ever changes."

"Miller come from the Greek word Milo, which is mean apple, there you go. As many of you know, our name Portokalos is come from the Greek word Portokali, which means orange. So, okay, here tonight we have, uh, apple and orange… we all different, but, in the end, we all fruit."

"Sometimes, I am afraid that it didn’t happen. I’m scared that I’ll wake up and still be buttering garlic bread, waiting for my life to start. But it did happen, it did! And I figured out some stuff. My family is big and loud, but they’re my family. We fight and we laugh. And wherever I go, whatever I do, they will always be there."

Why I like this movie: sebenernya biasa aja sih tapi ya cukup menghiburlah ngeliat kalo beda budaya juga bisa bersatu dan lumayan bisa liat budayanya orang Greek.

What I learn from this movie: be proud of who you are and your family. Seburuk-buruknya keluarga ya mereka keluarga kita juga yang bakal ada terus buat kita. Terus ya mungkin gara-gara ini nyeritain budaya orang Greek dan udah lama juga yang masih nyeritain kalo perempuan masih gak punya kedudukan sama dengan laki-laki, well sekarang kan zaman udah maju, perempuan berhak belajar sama besarnya dengan laki-laki.

Jadi ya sebenernya filmnya sih biasa aja mungkin karena gak ada konfliknya sama sekali jadinya kalo kata aku filmnya flat banget dan biasa aja, tapi lumayannya film ini memberi harapan sama yang mau menikah beda budaya (ehem) ya gak usah malu sama budaya sendiri kita sebagai orang Indonesia yang kaya akan budaya, punya keluarga besar yang semuanya riweuh dan suka ikut campur juga, dan punya beberapa budaya lain yang bisa dibilang unik dibandingkan budaya para bule (ya anggep aja misalnya orang Amerika) yang rata-rata gak begitu deket sama keluarga besar dan individual, ya bangga aja jadi orang Indonesia. Kali aja kan si bule juga seneng sama budaya kita dan syukur-syukur si bule soleh (ya kalo dari non-muslim mau pindah jadi muslim dan taat gitu) kan alhamdulillah hehehe.


The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM 
The Many Faces of Zach Roerig (TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM

The Many Faces of Zach Roerig 
(TVD3 Convention in Australia 11-12 May, 2013)

#MCM

(via fuckyeahzachroerig)

faultinourstarsmovie:

Sometimes the world IS a wish granting factory. 

“Isn’t giving up allowed sometimes? Isn’t it okay to say, “This really hurts, so I’m going to stop trying”?”
— Cather in Fangirl by Rainbow Rowell